Blog Abu Furqan

Meniti Jalan Para Ulama

Fawaid Fiqhiyyah

Membedakan Wasail Yang Mutaghayyirat Dan Maqashid Yang Tsawabit

Oleh: Muhammad Abduh Negara

Tidak bisa membedakan hukum wasail yang mutaghayyirat (bisa berubah karena perubahan zaman, tempat atau keadaan) dan hukum maqashid yang tsawabit (tetap dan tak boleh berubah), menyebabkan orang terjatuh pada dua keadaan yang sama-sama buruk:

  1. Mengubah semua ketentuan hukum Syariat yang menurutnya tak sesuai dengan tuntutan zaman, tanpa ada batasan yang jelas. Baginya semua perkara itu mutaghayyirat, tak ada yang tsawabit.
  2. Terlalu kaku pada hukum wasail yang bisa berubah, dan menganggap semua perkara sebagai tsawabit. Akhirnya Syariat Islam menjadi sempit baginya dan menyulitkan bagi semua orang.

Contoh pertama, semisal orang yang meyakini Syariat Islam tak perlu diurus negara, mengikuti pemikiran sekularisme yang berkembang saat ini. Baginya semua bisa diubah. Bahkan keharaman zina, lgbt, riba, dan hal-hal lain yang muttafaq ‘alaih pun baginya bisa diutak-atik jika dianggap tak sesuai lagi dengan perkembangan zaman, menurut wahmnya.

Contoh kedua, orang yang terlalu kaku dalam nama, istilah dan perincian teknis pengurusan negara, seakan ia perkara tsawabit seperti ‘ibadah mahdhah yang tak boleh sedikitpun ada sentuhan perubahan. Perkara-perkara yang dinyatakan para ulama, pertimbangannya adalah maslahat dan mafsadat, dibuat seakan harus ditetapkan melalui dalil tegas dalam nash Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Wallahu a’lam bish shawab.

Jika Anda menyukai tulisan ini, silakan bagikan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Whatsapp dan lainnya. Anda juga boleh menyalin isi tulisan ini ke website atau blog pribadi, tanpa perlu izin khusus, selama tetap mencantumkan nama penulis aslinya dan alamat blog ini.

Mohon doakan juga kebaikan bagi penulis dan keluarga di dunia dan akhirat, serta ditambahkan ilmu, dilapangkan rezeki dan dimudahkan seluruh urusannya.

Tentang Kami: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/

Disclaimer: http://www.abufurqan.net/disclaimer/

Leave a Reply

Theme by Anders Norén