Mengapa Kita Harus Meningkatkan Wawasan Keislaman Kita?

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah menyatakan perbuatan dosa atau kemaksiatan yang dilakukan manusia disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu (1) fitnah syahwat dan (2) fitnah syubhat.

Fitnah syahwat melahirkan kemaksiatan yang disebabkan tak mampunya seseorang mengendalikan gejolak syahwatnya. Pada kondisi ini, ia sebenarnya sadar dan tahu bahwa yang dilakukannya adalah kemaksiatan, namun ia kadang lepas kendali hingga kemaksiatan tersebut terjadi. Kemaksiatan jenis ini bisa terjadi pada orang awam maupun orang berilmu. Obatnya adalah pengendalian diri dan sabar dalam ketaatan.

Sedangkan fitnah syubhat melahirkan kemaksiatan yang disebabkan oleh salah pikir atau kejahilan seseorang terhadap Islam. Pelaku kemaksiatan jenis ini tidak menyadari bahwa dirinya bermaksiat, bahkan bisa jadi ia menganggap dirinya berada di atas jalan kebenaran dan sedang membela Islam. Inilah fitnah yang menimpa kelompok-kelompok menyimpang seperti Khawarij dan lainnya.

Fitnah syubhat ini jauh lebih besar dan berat dibanding fitnah syahwat, karena orang yang terkena fitnah syahwat sadar dirinya seorang pendosa, sedangkan yang terkena fitnah syubhat tak sadar. Ia bahkan bisa jadi mengklaim dirinya sebagai pembawa panji kebenaran. Yang berada bersamanya diklaim sebagai ahlul haq, sedangkan yang berseberangan dianggap sebagai ahlul bathil.

Obat bagi fitnah syubhat ini adalah ilmu. Ilmu yang benar, yang diraih dengan manhaj yang benar, akan menghindarkan seseorang dari fitnah syubhat.

Wallahu a’lam bish shawwab.

Jika Anda menyukai tulisan ini, silakan bagikan melalui social media seperti facebook, twitter dan lainnya. Anda juga boleh menyalin isi tulisan ini ke website atau blog pribadi, tanpa perlu izin khusus, selama tetap mencantumkan nama penulis aslinya dan alamat blog ini.

Mohon doakan juga kebaikan bagi penulis dan keluarga di dunia dan akhirat, serta ditambahkan ilmu, dilapangkan rezeki dan dimudahkan seluruh urusannya.

Abu Furqan Al-Banjary

Abu Furqan Al-Banjary

Pemimpin Ma'had Al-Mubarak Banjarmasin; Pengelola Situs abufurqan.net, Tsaqafah.Com, dan Fiqih-Islam.Com
Abu Furqan Al-Banjary

Latest posts by Abu Furqan Al-Banjary (see all)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *