Blog Abu Furqan

Meniti Jalan Para Ulama

Fikrah

Semangat Tanpa Ilmu

Oleh: Abu Furqan Al-Banjari

Mereka dikenal sebagai orang-orang yang ibadahnya luar biasa. Jika kita melihat shalat malam dan puasa sunnahnya, kita akan terkagum-kagum karena banyaknya. Mereka juga dikenal sebagai para penghafal al-Qur’an, lisan mereka biasa melafalkan ayat-ayat al-Qur’an.

Slogan-slogan mereka adalah “inil hukmu illa lillah”, “menetapkan hukum hanyalah hak Allah”, “wa man lam yahkum bima anzalallah fa-ulaaika humul kafirun”, dan semisalnya. Jika mereka berkumpul, mereka saling menasehati untuk bertakwa dan beramar ma’ruf nahi munkar. Sungguh, jika dibandingkan dengan kebanyakan kita sekarang, kita akan merasa kualitas amal kita jauh sekali dari mereka.

Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam malah menyatakan tentang kelompok ini, “Mereka keluar dari Islam seperti tembusnya anak panah keluar dari tubuh binatang yang dipanah”, juga “Bacaan al-Qur’an mereka tidak sampai melewati tenggorokan mereka”, pernyataan-pernyataan yang menunjukkan celaan keras terhadap mereka. Para ahli ilmu dari kaum muslimin, salaf dan khalaf, bahkan sepakat akan penyimpangan dan kesesatan mereka. Inilah kelompok Haruriyyah, yang lebih dikenal dengan Khawarij.

Mereka adalah kelompok yang begitu bersemangat dalam Islam. Semangat dan amalnya sungguh luar biasa. Namun semua itu tidak dilandasi oleh ilmu syar’i yang mencukupi. Mereka memahami al-Qur’an dan Hadits Nabi sesuai dengan pemahaman mereka sendiri. Akhirnya, banyak pemahaman mereka yang aneh, keliru dan menyimpang.

Misal, mereka menganggap Ali ibn Abi Thalib berhukum selain dengan hukum Allah hanya karena beliau menyerahkan keputusan hukum kepada Abu Musa al-Asy’ari pada peristiwa tahkim di akhir perang Shiffin. Bahkan demi mempertahankan pendapatnya, mereka rela menghina dan merendahkan para ahli ilmu. Mereka juga begitu ringan tangan dalam membunuh, banyak sekali yang terbunuh di tangan mereka, termasuk Amirul Mu’minin ‘Ali ibn Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu.

Ikhwah fillah, inilah gambaran Khawarij, kelompok yang begitu tinggi semangatnya namun miskin ilmu. Inilah gambaran khawarij, semangat tanpa ilmu. Semangat tanpa ilmu. Kita ulangi lagi, semangat tanpa ilmu.

Jika Anda menyukai tulisan ini, silakan bagikan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Whatsapp dan lainnya. Anda juga boleh menyalin isi tulisan ini ke website atau blog pribadi, tanpa perlu izin khusus, selama tetap mencantumkan nama penulis aslinya dan alamat blog ini.

Mohon doakan juga kebaikan bagi penulis dan keluarga di dunia dan akhirat, serta ditambahkan ilmu, dilapangkan rezeki dan dimudahkan seluruh urusannya.

Tentang Kami: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/

Disclaimer: http://www.abufurqan.net/disclaimer/

Abu Furqan Al-Banjari

Dikenal juga dengan nama "Muhammad Abduh Negara". Direktur Ma'had Al-Mubarak Banjarmasin & Direktur Madrasah Fiqih Banjarmasin. Profil lengkap bisa baca di: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/
Abu Furqan Al-Banjari

Comments are Closed

Theme by Anders Norén