Blog Abu Furqan

Meniti Jalan Para Ulama

Ushul Fiqih & Qawa'id Fiqhiyyah

Amal Penduduk Madinah

Ta’rif

Ungkapan ‘amal penduduk Madinah’ digunakan oleh fuqaha (para ahli fiqih) untuk sesuatu yang disepakati pengamalannya oleh para ulama Madinatun Nabi di tiga abad pertama umat Islam (sekitar 1-300 H), yang masa itu oleh Nabi disebut sebagai sebaik-baik masa. Zaman inilah yang dikatakan sebagai zamannya salafus shalih. Dan amal tersebut diwariskan secara turun-temurun di antara mereka.

Kehujjahan Amal Penduduk Madinah

Ulama berbeda pendapat tentang kehujjahan amal penduduk Madinah. Jumhur ulama menyatakan ijma’nya penduduk Madinah atas suatu amal tidak menjadi hujjah bagi yang menyelisihinya. Artinya, ia bukanlah dalil di antara dalil-dalil syar’i, bukan sumber hukum syara’.

Sedangkan Imam Malik rahimahullah (w. 179 H) menyatakan bahwa amal penduduk Madinah merupakan hujjah bagi selain mereka. Dinukil bahwa beliau pernah menyatakan: “Jika penduduk Madinah telah menyepakati suatu hal, pendapat yang menyelisihi mereka tidak perlu diperhatikan”.

Maksud pernyataan tersebut adalah jika penduduk Madinah telah bersepakat atas suatu perkara, maka tidak ada seorangpun yang boleh menyelisihinya.

Sebagian pengikut Imam Malik menjelaskan bahwa maksudnya adalah riwayat penduduk Madinah lebih kuat daripada riwayat selain mereka. Pengikut Imam Malik yang lain menyatakan bahwa maksudnya adalah ijma’ mereka lebih utama dari ijma’ yang lain, namun tidak terlarang menyelisihi mereka.

Ada juga yang menyatakan bahwa yang dimaksud penduduk Madinah di sini adalah para Shahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sumber:
al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah (30/333) dengan sedikit perluasan.

Jika Anda menyukai tulisan ini, silakan bagikan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Whatsapp dan lainnya. Anda juga boleh menyalin isi tulisan ini ke website atau blog pribadi, tanpa perlu izin khusus, selama tetap mencantumkan nama penulis aslinya dan alamat blog ini.

Mohon doakan juga kebaikan bagi penulis dan keluarga di dunia dan akhirat, serta ditambahkan ilmu, dilapangkan rezeki dan dimudahkan seluruh urusannya.

Tentang Kami: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/

Disclaimer: http://www.abufurqan.net/disclaimer/

Abu Furqan Al-Banjari

Dikenal juga dengan nama "Muhammad Abduh Negara". Direktur Ma'had Al-Mubarak Banjarmasin & Direktur Madrasah Fiqih Banjarmasin. Profil lengkap bisa baca di: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/
Abu Furqan Al-Banjari

Comments are Closed

Theme by Anders Norén