Blog Abu Furqan

Meniti Jalan Para Ulama

Hadits

Hadits yang Menyebutkan Nuh ‘Alaihis Salam adalah Rasul yang Pertama

Dalam sebuah hadits yang sangat panjang di kitab Shahih al-Bukhari yang menceritakan tentang peristiwa di hari kiamat, sekelompok manusia mencoba mencari syafa’at kepada para Nabi, salah satunya adalah kepada Nabi Nuh ‘alaihis salam, berikut potongan haditsnya:

فيأتون نوحا، فيقولون: يا نوح، أنت أول الرسل إلى أهل الأرض، وسماك الله عبدا شكورا، أما ترى إلى ما نحن فيه، ألا ترى إلى ما بلغنا، ألا تشفع لنا إلى ربك؟

(Hadits no. 3340, kitab أحاديث الأنبياء, bab قول الله تعالى: {إنا أرسلنا نوحا إلى قومه أن أنذر قومك من قبل أن يأتيهم عذاب أليم} [نوح: 1]- إلى آخر السورة -)

Dalam potongan hadits di atas, sangat jelas jika manusia di hari kiamat menyebut Nuh sebagai Rasul yang pertama yang diutus bagi penduduk bumi. Tentang hal ini, Imam al-Hafizh Ibn Hajar al-‘Asqalani di kitab beliau Fath al-Bari, menyatakan bahwa Nuh menjadi Rasul pertama yang diutus bagi penduduk bumi karena di masa Adam bumi belum memiliki penduduk kecuali ia dan anak-anaknya. Al-Hafizh kemudian menyatakan bahwa risalah Adam kepada anak-anaknya adalah seperti tarbiyah bagi anak-anak.

Hadits yang mirip –menceritakan hal yang sama dan menyebut Nuh ‘alaihis salam sebagai Rasul yang pertama, namun sedikit berbeda secara redaksi– di antaranya terdapat di:

1. Shahih al-Bukhari, Hadits no. 4712, kitab تفسير القرآن, bab {ذرية منْ حملنا مع نوح إنه كان عبدا شكورا} [الإسراء: 3]

2. Shahih Muslim, Hadits no. 327, kitab الإيمان, bab أدنى أهل الجنة منزلة فيها

3. Sunan at-Tirmidzi, Hadits no. 2434,أبواب صفة القيامة والرقائق والورع , bab ما جاء في الشفاعة. At-Tirmidzi berkata hadits ini hasan shahih.

4. Musnad Ahmad, Hadits no. 9623, musnad المكثرين من الصحابة, musnad أبي هريرة رضي الله عنه

5. as-Sunan al-Kubra li an-Nasai, Hadits no. 11222, kitab تفسير فاتحة الكتاب, bagian قوله تعالى: {ذرية من حملنا مع نوح إنه كان عبدا شكورا} [الإسراء: 3]

6. Shahih Ibn Hibban بترتيب ابن بلبان, Hadits no. 6465, kitab التاريخ, bab الحوض والشفاعة, bagian ذكر العلة التي من أجلها لا يشفع الأنبياء للناس يوم القيامة في الوقت الذي ذكرناه. Komentar al-Albani: shahih; Komentar Syu’aib al-Arnauth: isnad-nya shahih sesuai syarat Syaikhain.

Semoga bermanfaat.

(Catatan: semua kitab yang tercantum dalam tulisan ini saya kutip dari software المكتبة الشاملة)

Jika Anda menyukai tulisan ini, silakan bagikan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Whatsapp dan lainnya. Anda juga boleh menyalin isi tulisan ini ke website atau blog pribadi, tanpa perlu izin khusus, selama tetap mencantumkan nama penulis aslinya dan alamat blog ini.

Mohon doakan juga kebaikan bagi penulis dan keluarga di dunia dan akhirat, serta ditambahkan ilmu, dilapangkan rezeki dan dimudahkan seluruh urusannya.

Tentang Kami: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/

Disclaimer: http://www.abufurqan.net/disclaimer/

Abu Furqan Al-Banjari

Dikenal juga dengan nama "Muhammad Abduh Negara". Direktur Ma'had Al-Mubarak Banjarmasin & Direktur Madrasah Fiqih Banjarmasin. Profil lengkap bisa baca di: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/
Abu Furqan Al-Banjari

Comments are Closed

Theme by Anders Norén