Blog Abu Furqan

Meniti Jalan Para Ulama

Fatwa Ulama

Hukum Cadar Dalam Syariat Islam

Pertanyaan:

Apa hukum niqab (cadar) dalam Syariat Islam?

Jawaban:

Alhamdulillah, shalawat serta salam kepada Sayyidina Rasulillah.

Islam memerintahkan perempuan berpakaian tertutup dan bersikap sopan dalam banyak nash. Di antaranya:

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ

Artinya: “Katakanlah kepada para perempuan yang beriman, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka, dan menjaga (kesucian) kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang biasa tampak darinya, dan hendaklah mereka menutupkan khimar mereka ke dada mereka.” (QS. An-Nuur [24]: 31)

Allah ta’ala juga berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya: “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-orang beriman, hendaklah mereka mengulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Hal itu supaya mereka lebih mudah dikenal, hingga mereka tidak diganggu. Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab [33]: 59)

Ayat yang mulia ini menunjukkan bahwa berpakaian tertutup bagi perempuan itu merupakan perlindungan dan penjagaan bagi mereka.

Sedangkan hukum menutup wajah bagi perempuan, hukumnya diperselisihkan di kalangan ulama, antara wajib dan mandub (sunnah). Dan jelas, menutup wajah itu merupakan cara berpakaian istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para Shahabiyat (shahabat perempuan). Dan siapa saja yang menyerupai suatu kaum, maka ia akan dikumpulkan bersama mereka. Dan perempuan yang menutup wajahnya, ia telah mengambil pendapat yang lebih hati-hati dan lebih selamat baginya di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala. Wallahu ta’ala a’lam.

Fatwa Dar Ifta Jordania.

Diterjemahkan dari: http://aliftaa.jo/Question.aspx?QuestionId=1992#.WeyY07URXMw

Penerjemah: Muhammad Abduh Negara

Teks asli:

حكم النقاب في الشريعة الإسلامية

السؤال :

ما حكم النقاب في الشريعة الإسلامية؟

الجواب :

الحمد لله، والصلاة والسلام على سيدنا رسول الله

أمر الإسلام المرأة بالستر والاحتشام في نصوص كثيرة منها: قول الله سبحانه وتعالى: (وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ) النور/31، وقال الله تعالى: (يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا) الأحزاب/59، فدلت هذه الآية الكريمة على أن الستر إنما هو صيانة وحفظ للمرأة.

أما تغطيتها لوجهها فقد اختلفت فيه أقوال العلماء بين الوجوب والندب، ولا شك أنه لباس نساء النبي صلى الله عليه وسلم والصحابيات، ومن تشبه بقوم حُشر معهم، والمرأة التي تُغطِّي وجهها إنما تأخذ بالقول الأحوط والأبرأ لها أمام الله سبحانه وتعالى. والله تعالى أعلم.

Jika Anda menyukai tulisan ini, silakan bagikan melalui social media seperti facebook, twitter dan lainnya. Anda juga boleh menyalin isi tulisan ini ke website atau blog pribadi, tanpa perlu izin khusus, selama tetap mencantumkan nama penulis aslinya dan alamat blog ini.

Mohon doakan juga kebaikan bagi penulis dan keluarga di dunia dan akhirat, serta ditambahkan ilmu, dilapangkan rezeki dan dimudahkan seluruh urusannya.

Tentang Kami: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/
Abu Furqan Al-Banjary

Abu Furqan Al-Banjary

Dikenal juga dengan nama "Muhammad Abduh Negara". Pimpinan Ma'had Al-Mubarak Banjarmasin. Profil lengkap bisa baca di: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/
Abu Furqan Al-Banjary

Leave a Reply

Theme by Anders Norén