Blog Abu Furqan

Meniti Jalan Para Ulama

Fawaid Fiqhiyyah

Khilaf Tanawwu’ dan Khilaf Tadhad

Oleh: Muhammad Abduh Negara

Khilaf atau ikhtilaf dari sisi hakikatnya, terbagi menjadi dua:

1. Khilaf Tanawwu’

Bisa juga disebut ikhtilaf takhyir atau khilaf taghaayur. Antar pendapat dalam khilaf ini tidak saling bertentangan. Misalnya: khilaf dalam qiraat Al-Qur’an, perbedaan tafsir atas sebagian makna, perbedaan sifat dan bacaan adzan, perbedaan redaksi doa iftitah, dan semisalnya.

Khilaf ini terjadi, biasanya memang karena perbedaan riwayat yang ada, dan masing-masing riwayat bisa dipakai, dan tak saling menafikan.

2. Khilaf Tadhad

Ia dinamakan juga ikhtilaf ta’arudh. Antar pendapat dalam khilaf ini saling bertentangan, dan tidak bisa disatukan. Misalnya: khilaf tentang apakah tertawa terbahak-bahak saat shalat membatalkan wudhu, apakah menyentuh wanita (kulit bertemu kulit) membatalkan wudhu, dan lain-lain.

Dalam khilaf jenis kedua ini, berlaku ketentuan “pendapat yang benar” dan “pendapat yang salah”.

Namun, baik khilaf tanawwu’ maupun khilaf tadhad, tidak langsung disebut khilaf mu’tabar atau tidak mu’tabar, karena bahasan mu’tabar atau tidak ini bahasan dari sisi lain.

Yang secara umum dan global (masih perlu perincian), khilaf itu dianggap mu’tabar jika yang mengemukakannya adalah alim mujtahid dan pendapatnya tidak bertentangan dengan nash yang sharih.

Wallahu a’lam.

Rujukan:
1. Al-Asas fi Fiqh Al-Khilaf, karya Syaikh Dr. Abu Umamah Nawwar bin As-Syali, cet. Darussalam, Mesir
2. Al-Khilaf Anwa’uhu wa Dhawabithuhu wa Kayfiyatut Ta’amul Ma’ahu, karya Syaikh Hasan bin Hamid bin Maqbul Al-‘Ushaimi, cet. Dar Ibnil Jauzi, Saudi Arabia

Jika Anda menyukai tulisan ini, silakan bagikan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Whatsapp dan lainnya. Anda juga boleh menyalin isi tulisan ini ke website atau blog pribadi, tanpa perlu izin khusus, selama tetap mencantumkan nama penulis aslinya dan alamat blog ini.

Mohon doakan juga kebaikan bagi penulis dan keluarga di dunia dan akhirat, serta ditambahkan ilmu, dilapangkan rezeki dan dimudahkan seluruh urusannya.

Tentang Kami: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/

Disclaimer: http://www.abufurqan.net/disclaimer/

Abu Furqan Al-Banjari

Dikenal juga dengan nama "Muhammad Abduh Negara". Direktur Ma'had Al-Mubarak Banjarmasin & Direktur Madrasah Fiqih Banjarmasin. Profil lengkap bisa baca di: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/
Abu Furqan Al-Banjari

Leave a Reply

Theme by Anders Norén