Blog Abu Furqan

Meniti Jalan Para Ulama

Fawaid Fiqhiyyah

Nifaq

Imam al-Hafizh Ibn Rajab al-Hanbali (w. 795 H) dalam kitab beliau Jaami’ al-‘Uluum wa al-Hikam (2/481) membagi sifat nifaq (kemunafikan) menjadi dua, yaitu:

1. Nifaq Akbar

Orang yang memiliki sifat ini secara lahir menunjukkan bahwa ia beriman kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya dan hari kiamat, sedangkan batinnya menentang apa yang ditampakkannya secara lahir tersebut, baik menentang semuanya atau sebagiannya.

Nifaq jenis inilah yang terdapat di masa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan al-Qur’an turun untuk mencela sekaligus mengkafirkan orang yang memiliki sifat ini. Dan al-Qur’an juga memberitahu kita bahwa orang-orang ini berada di kerak neraka yang paling dalam.

2. Nifaq Ashghar

Nifaq ashghar ini adalah nifaq amal. Orang yang memiliki sifat ini secara lahir menunjukkan bahwa ia orang yang shalih, sedangkan batinnya menentang apa yang ia tampakkan.

Orang yang memiliki sifat nifaq akbar masuk dalam ancaman al-Qur’an terhadap orang-orang kafir, karena mereka memang pada hakikatnya adalah orang kafir, mereka tidak memiliki keimanan sedikitpun. Kuffar dan munafiq mendapat ancaman yang sama, yaitu neraka.

Beda mereka hanyalah, kaum kuffar menunjukkan kekufurannya secara terang-terangan, sedangkan kalangan munafiqun menyembunyikan kekufurannya. Mereka sama mendapat ancaman neraka, bahkan kalangan munafiq diancam masuk ke neraka terdalam.

Adapun yang memiliki sifat nifaq ashghar atau nifaq amali, ia tidak mendapat ancaman sebagaimana ancaman terhadap orang-orang kafir. Kemunafikan mereka hanya secara amal, bukan i’tiqad. Mereka dianggap sebagai muslim yang ahli maksiat.

Maraji’

1. Jaami’ al-‘Uluum wa al-Hikam karya Ibn Rajab
2. al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah
3. al-Iman karya Ibn Taimiyyah

Jika Anda menyukai tulisan ini, silakan bagikan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Whatsapp dan lainnya. Anda juga boleh menyalin isi tulisan ini ke website atau blog pribadi, tanpa perlu izin khusus, selama tetap mencantumkan nama penulis aslinya dan alamat blog ini.

Mohon doakan juga kebaikan bagi penulis dan keluarga di dunia dan akhirat, serta ditambahkan ilmu, dilapangkan rezeki dan dimudahkan seluruh urusannya.

Tentang Kami: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/

Disclaimer: http://www.abufurqan.net/disclaimer/

Abu Furqan Al-Banjari

Abu Furqan Al-Banjari

Dikenal juga dengan nama "Muhammad Abduh Negara". Direktur Ma'had Al-Mubarak Banjarmasin & Direktur Madrasah Fiqih Banjarmasin. Profil lengkap bisa baca di: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/
Abu Furqan Al-Banjari

Comments are Closed

Theme by Anders Norén