Blog Abu Furqan

Meniti Jalan Para Ulama

Fikrah

Sedalam Apa Kita Perlu Belajar Fiqih?

1. Jika kita orang yang minimalis dalam beragama, maka fiqih yang wajib dipelajari adalah fiqih yang berkaitan dengan aktivitas harian kita dan amal2 fardhu ‘ain yang kita tak mungkin terlepas dari semuanya. Jadi, kita wajib belajar fiqih thaharah, agar kita bisa beristinja, wudhu dan mandi wajib dengan benar. Demikian juga dengan fiqih shalat, puasa dan yang semisalnya. Kita wajib juga belajar fiqih muamalah sekedar agar aktivitas muamalah kita sah menurut Syariah.

Dan orang tipe ini bahkan tak wajib untuk memahami fiqih-fiqih yang disebutkan di atas beserta dalil dan istidlalnya. Ia cukup bertaqlid pada pendapat seorang ulama yang layak ditaqlidi. Itu cukup.

2. Jika kita ingin menjadi guru yang mengajarkan Islam pada murid-muridnya, atau menjadi orang yang siang-malamnya habis untuk mendakwahkan Islam, maka tentu fiqih yang perlu kita pelajari harus lebih dalam lagi. Kita juga harus bisa bahasa Arab, karena pada dasarnya orang yang tak bisa bahasa Arab tak punya bagian dalam pembahasan kajian Islam. Orang-orang yang tak bisa bahasa Arab diberi uzur untuk menjadi muqallid ‘aam.

3. Jika kita ingin menjadi mujtahid, maka belajar fiqihnya tentu harus jauh lebih dalam lagi.

Jika Anda menyukai tulisan ini, silakan bagikan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Whatsapp dan lainnya. Anda juga boleh menyalin isi tulisan ini ke website atau blog pribadi, tanpa perlu izin khusus, selama tetap mencantumkan nama penulis aslinya dan alamat blog ini.

Mohon doakan juga kebaikan bagi penulis dan keluarga di dunia dan akhirat, serta ditambahkan ilmu, dilapangkan rezeki dan dimudahkan seluruh urusannya.

Tentang Kami: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/

Disclaimer: http://www.abufurqan.net/disclaimer/

Abu Furqan Al-Banjari

Abu Furqan Al-Banjari

Dikenal juga dengan nama "Muhammad Abduh Negara". Direktur Ma'had Al-Mubarak Banjarmasin & Direktur Madrasah Fiqih Banjarmasin. Profil lengkap bisa baca di: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/
Abu Furqan Al-Banjari

Leave a Reply

Theme by Anders Norén