Blog Abu Furqan

Meniti Jalan Para Ulama

Ushul Fiqih

Sekilas Tentang Taqlid

Taqlid adalah mengambil pendapat seseorang, tanpa mengetahui dalilnya. Misalnya mengusap sebagian kepala saat berwudhu karena bertaqlid kepada asy-Syafi’i, dan semisalnya.

Tidak semua orang mampu melakukan ijtihad. Ada banyak orang, yang karena hal-hal tertentu, tidak memungkinkan mencapai derajat mujtahid. Maka, ia kemudian bertaqlid.

Sebagian orang menyatakan bahwa taqlid itu tercela, karena ia berarti mengikuti pendapat manusia, bukan mengikuti hujjah dan dalil. Namun, Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili (seorang pakar fiqih yang dikenal luas keilmuannya di masa sekarang) menyatakan bahwa taqlid yang tercela itu adalah taqlid yang dilakukan oleh seorang mujtahid. Adapun orang awam, malah wajib baginya bertaqlid.

Dan ayat yang disebutkan oleh orang-orang yang mencela taqlid, misalnya ayat اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ dan semisalnya, menurut az-Zuhaili yang juga dikenal sebagai pakar tafsir ini, dimaksudkan untuk taqlid dalam perkara aqidah, dan taqlid dalam perkara aqidah memang tercela.

Disarikan dari kitab:
Ushul al-Fiqh al-Islami karya Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, Juz 2, Hal. 1119-1121 (Daar al-Fikr, cetakan ke-1, 1406 H).

Jika Anda menyukai tulisan ini, silakan bagikan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Whatsapp dan lainnya. Anda juga boleh menyalin isi tulisan ini ke website atau blog pribadi, tanpa perlu izin khusus, selama tetap mencantumkan nama penulis aslinya dan alamat blog ini.

Mohon doakan juga kebaikan bagi penulis dan keluarga di dunia dan akhirat, serta ditambahkan ilmu, dilapangkan rezeki dan dimudahkan seluruh urusannya.

Tentang Kami: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/

Disclaimer: http://www.abufurqan.net/disclaimer/

Abu Furqan Al-Banjari

Dikenal juga dengan nama "Muhammad Abduh Negara". Direktur Ma'had Al-Mubarak Banjarmasin & Direktur Madrasah Fiqih Banjarmasin. Profil lengkap bisa baca di: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/
Abu Furqan Al-Banjari

Comments are Closed

Theme by Anders Norén