Blog Abu Furqan

Meniti Jalan Para Ulama

Fawaid Fiqhiyyah

Tak Perlu Cari Dalil yang Membolehkan Untuk Perkara ‘Adah

Oleh: Muhammad Abduh Negara

Kaidah yang dikemukakan oleh para ulama, “Asal dari ibadat itu tauqifiyyah, sedangkan asal dari perkara ‘adah (non-ibadat) itu boleh”. Artinya, dalam ibadah (maksudnya ibadah mahdhah, bukan ibadah dalam arti luas) kita wajib menemukan dalil yang menunjukkan disyariatkannya ibadah tersebut, baru ia kita lakukan, baik dalilnya dinashkan dalam Al-Qur’an dan/atau As-Sunnah maupun yang diturunkan dari keduanya, berupa ijma’ atau qiyas yang benar.

Sedangkan perkara ‘adah (non ibadah mahdhah), baik dalam makanan, minuman, pakaian dan berbagai aktivitas kehidupan dan interaksi antar sesama manusia, hukum asalnya boleh atau mubah atau halal, kecuali jika terdapat dalil yang menunjukkan ia dilarang.

Jadi, dalam perkara ‘adah, yang perlu dicari bukanlah dalil yang membolehkannya, karena hukum asalnya memang boleh. Yang perlu dilihat, adakah dalil yang menunjukkan ia dilarang, jika tak ditemukan, maka kembali ke hukum asal yaitu boleh.

Ini bisa diterapkan untuk kasus mudik, ucapan selamat hari raya, saling berkunjung pada ‘idul fitri, memakai jenis pakaian tertentu, tradisi berkumpul dan makan-makan karena hal tertentu yang tak ada unsur ibadahnya, dan lain-lain.

Jika Anda menyukai tulisan ini, silakan bagikan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Whatsapp dan lainnya. Anda juga boleh menyalin isi tulisan ini ke website atau blog pribadi, tanpa perlu izin khusus, selama tetap mencantumkan nama penulis aslinya dan alamat blog ini.

Mohon doakan juga kebaikan bagi penulis dan keluarga di dunia dan akhirat, serta ditambahkan ilmu, dilapangkan rezeki dan dimudahkan seluruh urusannya.

Tentang Kami: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/

Disclaimer: http://www.abufurqan.net/disclaimer/

Abu Furqan Al-Banjari

Dikenal juga dengan nama "Muhammad Abduh Negara". Direktur Ma'had Al-Mubarak Banjarmasin & Direktur Madrasah Fiqih Banjarmasin. Profil lengkap bisa baca di: http://www.abufurqan.net/tentang-kami/
Abu Furqan Al-Banjari

Leave a Reply

Theme by Anders Norén